Sepasang Suami Istri Penghuni Rumah Tua Dibukit Gunung Gentong - WARTA HANDAYANI

WARTA HANDAYANI

AKURAT-MENGINSPIRASI-BERBUDAYA

Iklan

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 SYAWAL 1441 H,MOHON MAAF LAHIR & BATIN

Kamis, 12 Desember 2019

Sepasang Suami Istri Penghuni Rumah Tua Dibukit Gunung Gentong

GEDANGSARI (Wartahandayani.com)_Kamis siang 12/12/2019.Sepasang Suami Istri penghuni rumah tua orang banyak sering sebut Rumah Tiban yang terletak di Padukuhan Manggung Desa Ngalang Kecamatan Gedangsari

Rumah Tiban termasuk rumah tua peninggalan nenek moyang yang konon dahulu kala bekas rumah seorang wali ,yang sampi saat ini masih asli sama sekali belum penah direnofasi,untuk keaslian rumah terlihat dari model bangunan dan bentuk rumahnya serta ukiran-ukiran yang ada bahkan lantai rumahnya masih asli tanah liat


Sepasang suami istri Atmo Swito dan Sugiyem yang tinggal dirumah tersebut sudah termasuk dari 10 keturunan yang turun temurun diwariskan ke anak cucu,usia Atmo Swito yang saat ini sudah berumur 85 tahun dan belum pernah merenofasi rumah tersebut


Adapun bangunan luarnya ada pondasi yang dibangun oleh Mbah Atmo proses pembangunan pun tidak mudah dan tidak sembarangan untuk membangunnya,melibatkan banyak kyai untuk memohon doa sebelum pondasi dibuat

"Saya harus melakukan puasa 3 hari 3 malam dulu waktu mau meletakan batu pertama,karena disaat awal mau dipondasi banyak kejadian-kejadian janggal,mulai dari penggalian lokasi calon pondasi tanahnya keras bukan kepalang setelah dilakukan pondasi adukan pasir semen tidak mau kering walaupun sudah beberapa hari" terang Atmo

Saya pun melakukan puasa selama 3 hari 3 malam dan ahirnya proses pembuatan pondansi berjalan lancar sampai selesai ,saat ini untuk keaslian memang masih asli tetapi hanya bagian luarnya saja yang saya rehap,itupun sebatas bikin pondasi saja"imbuhnya

Hampir setiap ahir pekan satu dua orang pun datang sekedar ingin tau seperti apa rumah yang umurnya ribuan tahun tersebut,serta tidak sedikit juga yang mengabadikannya ke hanphone masing-masing ,ada kala diambil fotonya pun kalau tidak minta ijin akan ada kejanggalan ataupun tidak dapat terlihat sesampai dirumah,akan hilang tanpa diketahui "kata Atmo


Tamu yang datang justru bukan asli wilayah Gunungkidul tetapi kebanyakan luar jawa,yang datang dengan rasa pensaranya,sekedar melihat rumah bekas tinggal seorang wali" pungkasnya

Neli

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Postingan Populer

Pages