Aksi sosial bertajuk "Bantuan Air Bersih di Gunungkidul" tersebut dilaksanakan pada Selasa (8/9/2026). Bantuan menyasar sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan, khususnya di Kapanewon Gedangsari dan Ngawen.
Dalam kegiatan tersebut, panitia menghimpun donasi sebesar Rp15,6 juta. Dana berasal dari donasi anggota GUBUK, DWP BRIN Gunungkidul, serta dukungan sejumlah mitra, di antaranya Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Cabang Gunungkidul, Persatuan Periset Indonesia (PPI) Cabang Yogyakarta, dan PT HEPILAB Sukses Bersama.
Selain itu, operasional kegiatan juga didukung GUBUK dan donasi sponsor perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI GUBUK, di antaranya Corpora Sciences dan CV Meitech Solusindo.
Dari dana tersebut, sebanyak 37 tangki air bersih berkapasitas masing-masing 5.000 liter disalurkan secara bertahap ke bak-bak penampungan komunal warga.
Rinciannya, enam tangki disalurkan ke Padukuhan Suruh Kidul dan 14 tangki ke Padukuhan Suruh, Kalurahan Hargomulyo, Kapanewon Gedangsari. Kemudian tujuh tangki disalurkan ke Padukuhan Mertelu, Kalurahan Mertelu, Kapanewon Gedangsari. Sementara 10 tangki lainnya diperuntukkan bagi Padukuhan Kaliwuluh dan wilayah sekitarnya di Kalurahan Jurangjero Kapanewon Ngawen.
Rangkaian kegiatan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dengan persiapan dan serah terima simbolis di halaman Kantor BRIN Gunungkidul. Kegiatan tersebut dipimpin Ketua Paguyuban BRIN Gunungkidul, Ema Damayanti.
Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Ketua PII Cabang Gunungkidul sekaligus Kepala Pusat Riset Teknologi dan Proses Pangan (PRTPP) BRIN, Satriyo Krido Wahono, Ketua PPI Cabang Yogyakarta Asep Nurhikmat, serta Ketua DWP BRIN Gunungkidul Happy Kusumawati.
Usai serah terima, tim relawan bergerak menuju lokasi penyaluran. Bantuan pertama diserahkan secara simbolis kepada Kepala Kalurahan Hargomulyo, Gedangsari, kemudian dilanjutkan peninjauan bak penampungan utama di Suruh Kidul dan Suruh.
Pada siang harinya, tim melanjutkan perjalanan menuju wilayah Kaliwuluh, Kalurahan Jurang Jero, Kapanewon Ngawen, untuk menyerahkan bantuan kepada dukuh setempat.
Ketua Paguyuban BRIN Gunungkidul, Ema Damayanti, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk empati sekaligus tanggung jawab sosial terhadap masyarakat yang tengah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Bantuan air tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, mulai dari memasak, minum hingga sanitasi selama musim kemarau.
"Ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan air bersih. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban warga," ujar Ema.
Untuk memastikan pendistribusian tepat sasaran, proses pengiriman dipantau PIC Lapangan Cresentiana Dewi Poeloengasih bersama relawan lokal, termasuk Heru Widodo, Ketua Ojol Gunungkidul, dan Ibu Eli dari Kaliwuluh.
Sementara itu, sisa armada tangki air masih akan didistribusikan secara bertahap oleh penyedia jasa logistik selama dua hingga tiga hari ke depan. Air bersih tersebut akan dikirim langsung ke sejumlah titik penampungan di pemukiman warga yang membutuhkan.


0 Komentar