Kebakaran pertama terjadi di Padukuhan Sempon Kulon, Kalurahan Dadapayu, sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran melanda bagian dapur rumah milik Sutini, seorang lansia yang tinggal seorang diri.
Menurut data dari BPBD Kabupaten Gunungkidul, kebakaran diduga terjadi akibat pemilik rumah lupa mematikan kompor setelah digunakan untuk memasak air.
Saat kejadian, Sutini yang sedang dalam kondisi kurang sehat diketahui menghidupkan kompor untuk memasak air. Setelah itu, ia meninggalkan kompor dan beristirahat atau tidur.
Dukuh Sempon Kulon, Tri Hastomo, kemudian mendengar suara tidak wajar dari arah rumah korban. Setelah mengecek lokasi sekitar pukul 11.00 WIB, ia mendapati bagian dapur rumah sudah terbakar.
Api kemudian merembet ke bagian luar rumah yang terdapat tumpukan kayu. Warga sekitar langsung bergotong royong melakukan pemadaman menggunakan air dari tandon yang berada di sekitar lokasi. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.45 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sutini selamat, meski mengalami sedikit trauma. Bagian dapur rumah mengalami kerusakan dengan kategori sedang.
Belum berselang lama, kebakaran kembali terjadi di wilayah Semanu. Kali ini, kebakaran terjadi di Padukuhan Jetis Kulon, Kalurahan Pacarejo, sekitar pukul 13.45 WIB.
Kebakaran melanda rumah milik Paino (60). Api diduga berasal dari sisa pembakaran sampah yang dilakukan istrinya, Warni, pada pagi hari di dekat kandang kambing.
Lokasi pembakaran sampah yang terlalu dekat dengan bangunan rumah dan kandang kambing membuat api kemudian menyambar ke arah bangunan.
Saat kejadian, Paino sedang pergi menjenguk saudaranya yang sakit sehingga rumah dalam kondisi kosong. Api pertama kali diketahui oleh tetangga yang sedang melintas.
Kobaran api kemudian menyambar bagian atap rumah, khususnya bangunan gudang tempat menyimpan hasil panen dan bagian dapur. Beruntung, api tidak sampai merembet ke bangunan lain maupun kawasan sekitar.
Tim Damkarmat Gunungkidul bersama unsur terkait kemudian melakukan pemadaman dan pendinginan. Api berhasil dikendalikan sebelum menyebabkan kerusakan yang lebih luas.
Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Kerusakan terjadi pada bagian atap, emperan konstruksi kayu, gudang penyimpanan hasil panen dan dapur. Luas bagian yang terbakar diperkirakan sekitar 6 x 2 meter.
Kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp4 juta. Selain Damkarmat Gunungkidul, penanganan melibatkan TRC BPBD, Babinsa, perangkat wilayah, Save Rescue, relawan serta warga sekitar.


0 Komentar