TMMD Sengkuyung kali ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa.” Program tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah pedesaan.
Penutupan TMMD ditandai dengan sejumlah rangkaian kegiatan, mulai dari penyerahan kembali alat kerja, penandatanganan naskah serah terima hasil pekerjaan dari Dandim 0730/Gunungkidul kepada Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, hingga pemukulan gong sebagai tanda berakhirnya pelaksanaan program.
Dalam amanatnya, Letkol Inf Alfian Yudha Praniawan mengatakan TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur. Lebih dari itu, program tersebut menjadi sarana untuk memperkuat semangat gotong royong sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“TMMD bukan sekadar membangun sarana fisik, tetapi juga memupuk kembali semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Hasil pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas serta roda perekonomian warga Umbulrejo dan sekitarnya,” ujar Alfian.
Selama pelaksanaan TMMD, sejumlah sasaran fisik maupun nonfisik berhasil dikerjakan. Pada sasaran fisik, program difokuskan pada pembangunan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Salah satunya berupa pengecoran jalan rabat beton yang menjadi penghubung antar-dusun maupun wilayah. Pembangunan akses tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, termasuk mendukung aktivitas ekonomi dan distribusi hasil pertanian.
Selain pembangunan jalan, TMMD juga menyasar rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga penerima manfaat. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hunian sekaligus memberikan lingkungan tempat tinggal yang lebih layak bagi masyarakat.
Sementara itu, sasaran nonfisik diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta kapasitas masyarakat. Sejumlah kegiatan penyuluhan diberikan kepada warga, di antaranya wawasan kebangsaan dan bela negara, keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), optimalisasi lahan menuju pertanian terpadu, serta pencegahan penyakit menular.
Dengan kombinasi pembangunan fisik dan nonfisik tersebut, TMMD diharapkan tidak berhenti pada hasil pembangunan infrastruktur saja. Masyarakat juga diharapkan mampu memanfaatkan hasil pembangunan secara berkelanjutan dan mengembangkan potensi yang dimiliki untuk meningkatkan kesejahteraan.
Antusiasme masyarakat terlihat dalam kegiatan penutupan tersebut. Warga turut menyaksikan rangkaian acara hingga peninjauan langsung hasil pembangunan yang menjadi sasaran fisik TMMD.
Usai upacara penutupan, rombongan melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi sasaran fisik untuk melihat hasil pembangunan sekaligus memastikan manfaat program dapat dirasakan oleh masyarakat Kalurahan Umbulrejo.
Berakhirnya TMMD Sengkuyung Ke-129 diharapkan menjadi awal bagi masyarakat untuk menjaga dan memanfaatkan hasil pembangunan secara bersama-sama. Semangat gotong royong yang telah terbangun selama program berlangsung juga diharapkan terus dipelihara sebagai modal dalam melanjutkan pembangunan Kalurahan Umbulrejo.

0 Komentar