Kepala BPBD Kabupaten Gunungkidul, Purwono, mengatakan laporan kejadian diterima sekitar pukul 08.45 WIB dari warga bernama Anugrah Kristian. Mendapat laporan tersebut, tim BPBD langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
Peristiwa bermula sekitar pukul 08.00 WIB saat pemilik hendak menurunkan sapi dari sebuah truk. Namun, tali pengikat yang digunakan tiba-tiba terlepas sehingga sapi lepas kendali.
"Sapi sempat hendak digiring menuju kandang, tetapi justru berlari ke arah instalasi pengolahan limbah ternak dan terperosok ke dalam sumur resapan," ujar Purwono.
Ia menjelaskan, lokasi tempat sapi terjatuh memiliki diameter sekitar 90 sentimeter dengan kedalaman kurang lebih tiga meter. Meski terjebak di dasar lubang, kondisi sapi masih hidup saat petugas tiba di lokasi.
Tim BPBD kemudian melakukan proses evakuasi dengan peralatan yang telah disiapkan. Berkat koordinasi dan kerja sama yang baik, sapi berhasil diangkat dari dalam lubang dalam kondisi selamat.
"Proses evakuasi berjalan lancar tanpa kendala berarti. Sapi berhasil dievakuasi dalam keadaan hidup dan selanjutnya diserahkan kembali kepada pemiliknya," kata Purwono.
Evakuasi tersebut melibatkan sembilan personel BPBD Kabupaten Gunungkidul. BPBD juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menurunkan maupun memindahkan hewan ternak, terutama yang berukuran besar, dengan memastikan tali pengikat dan jalur yang dilalui benar-benar aman untuk menghindari kejadian serupa.


0 Komentar