TANJUNGSARI,(Wartahandayani.com)_Libur akhir pekan di kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul diwarnai sejumlah kasus wisatawan yang tersengat ubur-ubur. Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Pantai Baron mencatat sedikitnya delapan wisatawan mengalami sengatan ubur-ubur pada Minggu (28/6/2026).
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Pantai Baron, Marjono, mengatakan seluruh korban berhasil mendapatkan penanganan cepat dari petugas di pos-pos pengamanan sehingga kondisinya dapat segera dipulihkan.
"Seluruh korban tersengat ubur-ubur langsung kami tangani di Pos Satlinmas. Setelah mendapatkan pertolongan pertama, kondisi mereka terkendali," ujar Marjono.
Berdasarkan data Satlinmas, delapan korban tersebut tersebar di beberapa pantai wisata. Sebanyak tiga wisatawan tersengat ubur-ubur di Pantai Sepanjang, tiga lainnya di Pantai Kukup, kemudian masing-masing satu wisatawan di Pantai Sadranan dan Pantai Sundak.
Pada hari yang sama, kawasan wisata pantai di Wilayah II Pantai Baron dipadati sekitar 60 ribu wisatawan yang berlibur di Pantai Pulang Sawal, Sundak, Krakal, Drini, Sepanjang, Kukup, Baron, Ngrenehan, Gesing hingga Bukit Paralayang. Sebanyak 64 personel Satlinmas Rescue Istimewa diterjunkan untuk melakukan pengamanan dan pengawasan selama libur akhir pekan.
Marjono menjelaskan, kemunculan ubur-ubur di kawasan pantai selatan merupakan fenomena yang kerap terjadi pada waktu-waktu tertentu. Karena itu, wisatawan diminta lebih berhati-hati saat bermain air dan segera melapor kepada petugas apabila mengalami sengatan.
"Kami mengimbau wisatawan agar tidak panik apabila tersengat ubur-ubur dan segera mendatangi pos Satlinmas terdekat. Petugas telah menyiapkan penanganan awal sehingga korban dapat segera ditolong," katanya.


0 Komentar