Korban diketahui bernama Rugi Rahayu, warga Padukuhan Gari, Kalurahan Gari. Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan sebuah cincin yang diduga dibawa kabur oleh seorang pria tidak dikenal.
Lurah Gari, Widodo, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, kejadian bermula sekitar pukul 11.00 WIB saat korban sedang beraktivitas di lahan pertanian.
"Korban baru selesai makan siang di ladang, kemudian didatangi seorang laki-laki yang tidak dikenal. Pelaku berusaha mengajak berbincang hingga akhirnya menawarkan diri untuk memijat korban," ujar Widodo.
Karena tidak menaruh rasa curiga, korban menerima tawaran tersebut. Saat proses memijat berlangsung, pelaku meminta korban melepas cincin yang sedang dikenakannya dengan alasan agar pijatan lebih nyaman. Korban kemudian menuruti permintaan itu dan meletakkan cincin di atas piring bekas makan yang berada di lokasi.
Beberapa saat kemudian, korban meninggalkan pelaku untuk melakukan aktivitas lain. Saat itu, pelaku masih berada di lokasi bersama seorang lansia lain yang dikenal oleh korban.
Usai pulang ke rumah dan kembali lagi ke ladang, korban melihat pria yang sebelumnya memijatnya telah meninggalkan lokasi. Saat itulah korban baru menyadari cincin yang sebelumnya diletakkan di atas piring sudah tidak ada.
"Korban menduga cincin tersebut dibawa oleh laki-laki yang sebelumnya memijatnya. Kejadian ini menjadi pelajaran agar masyarakat lebih berhati-hati terhadap orang yang tidak dikenal, terutama yang tiba-tiba menawarkan bantuan atau jasa dengan modus tertentu," kata Widodo.
Pemerintah Kalurahan Gari mengimbau masyarakat, khususnya para lansia yang beraktivitas di ladang atau kebun, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap orang asing.

0 Komentar