Kapolsek Nglipar, AKP Aris Sugiyanto, menjelaskan bahwa korban diketahui bernama Sunarti (56), seorang ibu rumah tangga.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 12.00 WIB oleh suami korban, Irfan, yang mencari keberadaan istrinya di sekitar rumah. Karena tidak ditemukan, ia kemudian mengajak anaknya untuk melakukan pencarian hingga ke area kebun di belakang rumah.
“Sekitar 100 meter dari rumah, korban ditemukan dalam kondisi tergantung di pohon jati di pinggir tanggul ladang,” jelas Kapolsek.
Mengetahui kejadian tersebut, keluarga segera menurunkan korban dan meminta bantuan warga. Korban sempat dibawa ke Puskesmas Nglipar I untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, berdasarkan pemeriksaan tim medis yang dipimpin dr. Anita Fatkhur Rahmawati, korban dinyatakan telah meninggal dunia saat tiba di puskesmas.
Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Ditemukan bekas jeratan di leher, sementara bagian tubuh lain tidak menunjukkan adanya luka atau penganiayaan.
“Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Kejadian ini murni gantung diri,” tegas AKP Aris Sugiyanto.
Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga. Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan langsung melaksanakan prosesi pemakaman dengan dibantu warga sekitar.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi psikologis anggota keluarga dan lingkungan sekitar, serta segera mencari bantuan apabila menemukan tanda-tanda depresi atau tekanan mental.


0 Komentar