Lansia Ditemukan Meninggal Dunia dengan Tubuh Terbakar di Gedangsari


Gedangsari(Wartahanadayani.com)– Seorang perempuan lanjut usia bernama Tiyem (90), warga Padukuhan Baturturu RT 006/RW 007, Kalurahan Mertelu, Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, ditemukan meninggal dunia dengan sebagian tubuh terbakar di dalam rumahnya, Selasa (13/10/2026) siang.

Kasi Humas Polres Gunungkidul, Iptu Tukiran, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 12.00 WIB ketika seorang saksi hendak mengantarkan makanan ke rumah korban.

“Saksi mendapati korban sudah dalam keadaan tergeletak. Beberapa bagian tubuh korban beserta pakaiannya terkena api. Setelah dilakukan pengecekan, korban diketahui sudah tidak bernyawa,” jelas Tukiran.

Menurutnya, setelah mengetahui kondisi korban, saksi kemudian memanggil saksi lainnya untuk meminta bantuan. Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan kepada perangkat dusun dan diteruskan kepada pihak kepolisian.

Laporan mengenai penemuan orang meninggal dunia itu diterima Polsek setempat sekitar pukul 12.30 WIB. Petugas kepolisian bersama tenaga medis dari Puskesmas Gedangsari 1 kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, korban ditemukan dalam posisi meringkuk di dekat tungku api dengan kepala menghadap ke arah timur. Kondisi tubuh korban sudah kaku, dengan perubahan warna kulit menjadi kehitaman serta pengelupasan kulit pada beberapa bagian tubuh.

Tukiran menjelaskan, pemeriksaan medis awal juga mendapati bahwa korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Selain itu, ditemukan luka bakar pada sebagian tubuh korban.

“Dari pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Korban diperkirakan sudah meninggal dunia sekitar empat jam sebelum ditemukan,” ungkapnya.

Meski demikian, hasil pemeriksaan awal tersebut belum dapat memastikan penyebab pasti kematian maupun bagaimana tubuh korban bisa terbakar di dekat tungku api.

Tukiran juga menjelaskan bahwa pihak keluarga telah menyatakan menerima kejadian tersebut dan tidak meminta pemeriksaan medis lanjutan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.

“Keluarga meminta agar jenazah segera disucikan, kemudian disemayamkan dan dimakamkan,” demikian keterangan terkait penanganan korban.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kejadian tersebut belum diketahui. Informasi yang diperoleh sejauh ini masih berdasarkan keterangan saksi dan hasil pemeriksaan awal terhadap kondisi korban.

Posting Komentar

0 Komentar