Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi I, Sunu Handoko Bayu Sagara, menjelaskan bahwa korban diketahui bernama Saelan (63), warga Jalan Laksamana Yos Sudarsono, Bebel, Wonokerto, Pekalongan, Jawa Tengah.
Peristiwa bermula saat korban bersama 32 anak buah kapal (ABK) berangkat melaut dari Pelabuhan Sadeng sekitar pukul 07.00 WIB. Namun, sekitar pukul 08.45 WIB, saat tengah melakukan aktivitas mencuci karpet di atas kapal, korban tiba-tiba ambruk dalam posisi telungkup.
“Korban kemudian diperiksa oleh rekan-rekannya, namun sudah tidak ditemukan denyut nadi,” jelas Sunu.
Mengetahui kejadian tersebut, salah satu ABK kapal, yakni Sugi, warga Pracimantoro, Wonogiri, segera melaporkan insiden itu kepada petugas SAR Pantai Sadeng sekitar pukul 09.00 WIB.
Mendapat laporan, tim SAR Pantai Sadeng langsung melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak, di antaranya Ditpolairud Pos Sadeng, TNI AL Pos Sadeng, Polsek Girisubo, Puskesmas Girisubo, serta warga nelayan setempat untuk menentukan langkah penanganan.
“Hasil koordinasi memutuskan kapal yang membawa korban untuk segera kembali ke darat,” imbuhnya.
Sekitar pukul 10.30 WIB, kapal berhasil bersandar di Pelabuhan Sadeng. Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju Puskesmas Girisubo untuk dilakukan pemeriksaan medis.
Dari hasil pemeriksaan sekilas, korban dinyatakan meninggal dunia. Namun, penyebab pasti kematian masih dalam penyelidikan petugas.
Setelah proses pemeriksaan selesai sekitar pukul 11.15 WIB, jenazah kemudian diberangkatkan ke rumah duka di Pekalongan dengan pengawalan tim SAR Wilayah Operasi I.
Dalam penanganan kejadian ini, sejumlah unsur terlibat, di antaranya Tim SAR Pantai Sadeng, Ditpolairud Pos Sadeng, TNI AL Pos Sadeng, Polsek Girisubo, Puskesmas Girisubo, serta warga nelayan Pantai Sadeng.


0 Komentar